Tindak Lanjuti Imbauan FKUB NTB, Umat Hindu Laksanakan Upacara Danu Kertih (Mulang Pekelem) di Danau Segara Anak Rinjani
![]() |
| Tindak Lanjuti Imbauan FKUB NTB, Umat Hindu Laksanakan Upacara Danu Kertih (Mulang Pekelem) di Danau Segara Anak Rinjani |
Lambenyalombok|Mataram, NTB — Menyikapi kondisi kekeringan akibat musim kemarau yang berkepanjangan, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Nusa Tenggara Barat mengimbau seluruh umat beragama untuk memanjatkan doa memohon turunnya hujan sesuai keyakinan masing-masing.
Menyambut imbauan tersebut, umat Hindu melalui Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi NTB melaksanakan upacara tahunan Danu Kertih atau Mulang Pekelem di Danau Segara Anak, kawasan Gunung Rinjani. Upacara ini merupakan tradisi keagamaan yang telah dilaksanakan secara turun-temurun sebagai bentuk bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Rangkaian upacara dilaksanakan di beberapa lokasi, yaitu Pura Gunung Sari pada 18 Oktober 2026, Sambik Elen pada 19–24 Oktober 2026, Danau Segara Anak pada 24–25 Oktober 2026, serta Pura Narmada sebagai bagian dari rangkaian persembahyangan.
Upacara Danu Kertih (Mulang Pekelem) menjadi wujud permohonan umat Hindu agar Ida Sang Hyang Widhi Wasa menganugerahkan hujan, kesuburan, serta keseimbangan alam dan seluruh isinya. Kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga sumber air dan kelestarian lingkungan.
Ketua PHDI NTB, I Wayan Karioka, menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara ini merupakan bentuk respons umat Hindu terhadap imbauan FKUB NTB sekaligus upaya spiritual dalam menghadapi kondisi kekeringan.
“Melalui upacara Danu Kertih ini, kami berharap NTB dianugerahi hujan yang membawa kesejahteraan, serta alam semesta beserta seluruh isinya senantiasa berada dalam keseimbangan dan keharmonisan,” ungkapnya.
PHDI NTB mengajak seluruh umat beragama untuk terus memperkuat kerukunan, toleransi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Semangat ini sejalan dengan nilai "Vasudhaiva Kutumbakam", bahwa seluruh dunia adalah satu keluarga.(rils-uy)

Posting Komentar