Jelang MotoGP Mandalika 2026, Kapolsek Ingatkan Warga soal Karhutla dan Kamtibmas
![]() |
| Jelang MotoGP Mandalika 2026, Kapolsek Ingatkan Warga soal Karhutla dan Kamtibmas |
Lambenyalombok|LOMBOK TENGAH — Menjelang pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026, Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Ketut Artana mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ajakan tersebut disampaikan kepada para kepala desa, Badan Keamanan Desa (BKD), serta karang taruna agar turut mendukung dan menyukseskan pelaksanaan event internasional MotoGP 2026 di kawasan Mandalika.
Artana menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan MotoGP tidak hanya bergantung pada kesiapan aparat keamanan. Dukungan dan partisipasi masyarakat di sekitar kawasan Mandalika juga dinilai penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
"Kami mengajak seluruh kepala desa, BKD dan karang taruna bersama-sama mendukung serta menyukseskan event MotoGP 2026," kata Artana.
Selain persoalan keamanan selama gelaran MotoGP, Artana turut mengingatkan masyarakat mengenai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi kemarau panjang.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan kebakaran hutan dan lahan, mengingat saat ini masih kemarau panjang," ujarnya.
Menurut Artana, upaya menjaga kamtibmas tidak hanya dilakukan ketika MotoGP berlangsung. Kesadaran menjaga keamanan lingkungan dan mencegah potensi gangguan harus dilakukan secara berkelanjutan.
"Mari secara bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga kamtibmas selama event maupun secara berkelanjutan," tegasnya.
Ia berharap kepala desa, BKD, dan karang taruna dapat menjadi penggerak di tengah masyarakat dalam menjaga kondusivitas lingkungan, mencegah gangguan keamanan, sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran selama musim kemarau.
"Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," pungkas Artana.(rils-uy)

Posting Komentar