Jelang MotoGP 2026, SMSI NTB Ingatkan Warga Waspadai Hoaks dan Tiket Palsu
![]() |
| Jelang MotoGP 2026, SMSI NTB Ingatkan Warga Waspadai Hoaks dan Tiket Palsu |
Lambenyalombok|MATARAM, NTB — Menjelang perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran hoaks serta modus penipuan tiket secara daring.
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah dan negara diperkirakan akan memadati kawasan Mandalika selama rangkaian ajang balap internasional tersebut.
Ketua SMSI Provinsi NTB H. M. Abdus Syukur, S.H., M.H., melalui Humas SMSI NTB I Made Sanakumara atau Anang, mengajak masyarakat ikut berperan menjaga keamanan dan ketertiban selama momentum MotoGP berlangsung.
Menurut Anang, media sosial menjadi salah satu ruang yang perlu mendapat perhatian karena informasi dapat menyebar dengan cepat tanpa melalui proses verifikasi yang memadai.
“SMSI NTB mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi yang dapat menimbulkan keresahan,” ujarnya, Selasa (22/9/2026).
Selain penyebaran informasi palsu, SMSI NTB juga menyoroti potensi penipuan yang memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap tiket MotoGP Mandalika.
Masyarakat yang hendak membeli tiket secara online diminta memastikan terlebih dahulu pihak yang menawarkan tiket tersebut. Warga juga diingatkan tidak mudah tergiur penawaran dengan harga yang jauh di bawah harga normal.
“Kalau membeli tiket secara online, belilah melalui kanal atau pihak resmi yang ditunjuk. Jangan mudah tergiur iming-iming harga murah, karena bisa saja itu merupakan modus penipuan,” tegas Anang.
SMSI NTB menilai MotoGP Mandalika bukan hanya menjadi agenda olahraga berskala internasional, tetapi juga menjadi momentum bagi NTB untuk memperlihatkan wajah daerah yang aman, tertib, ramah, dan nyaman kepada wisatawan maupun tamu dari berbagai negara.
Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berkontribusi menciptakan suasana yang kondusif. Penggunaan media sosial secara bertanggung jawab serta kewaspadaan dalam melakukan transaksi digital dinilai penting untuk mencegah persoalan yang dapat mengganggu jalannya event.
“Jaga Kamtibmas, bijak bermedia sosial dan waspada terhadap penipuan tiket online. Mari kita bersama-sama menyukseskan MotoGP Mandalika 2026 agar berlangsung aman, tertib dan nyaman,” pungkas Anang.(rils-uy)

Posting Komentar