Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
![]() |
| Warga Lingkungan Karang Seme, Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia sekitar 40 tahun dalam kondisi meninggal dunia di area kandang kambing |
Lambenyalombok|MATARAM, NTB – Warga Lingkungan Karang Seme, Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia sekitar 40 tahun dalam kondisi meninggal dunia di area kandang kambing milik warga, Selasa (25/8/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon jambu menggunakan tali nilon. Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., bersama personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan proses evakuasi.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, korban diketahui selama ini tinggal di Bali. Sehari sebelum kejadian, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 19.00 Wita, korban datang ke rumah mantan istrinya di Karang Seme untuk menumpang menginap karena berencana kembali ke Bali keesokan harinya.
Namun sekitar pukul 04.40 Wita, mantan istri korban tidak melihat korban berada di dalam rumah. Saksi kemudian mencari korban di sekitar rumah hingga akhirnya menemukan korban di area kandang kambing warga.
“Subuh itu saksi yang merupakan mantan istri korban tidak melihat korban di dalam rumah. Saksi kemudian mencari di sekitar luar rumah. Saat itulah saksi melihat korban sudah tergantung di pohon jambu menggunakan tali nilon di area kandang kambing warga,” jelas Kapolsek Ampenan.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga, kepala lingkungan, dan Bhabinkamtibmas Karang Pule. Informasi selanjutnya diteruskan ke SPKT Polsek Ampenan.
Mendapat laporan, personel Polsek Ampenan berkoordinasi dengan piket Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan di tempat kejadian perkara.
Dari pemeriksaan luar yang dilakukan petugas kesehatan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas hanya menemukan bekas tali pada bagian leher.
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat gantung diri. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan penanganan sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan pihak keluarga.
“Sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kami sudah menghubungi pihak keluarga dan keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah serta menolak dilakukan autopsi,” ungkap Kapolsek.
Setelah proses penanganan di lokasi selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Kapolsek Ampenan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kejadian tersebut. Warga juga diminta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan agar tetap kondusif.(rils-uy)

Posting Komentar