BNN Kota Mataram Gelar Workshop IKAN, Perkuat Integrasi Pendidikan Anti Narkoba di Sekolah
Lambelombok|Mataram – Dalam upaya memperkuat implementasi program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram menggelar Workshop IKAN (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba) pada Rabu, 29 Juli 2026, bertempat di Gedung Universitas Pariwisata Kota Mataram.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis BNN Kota Mataram dalam mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan anti narkoba ke dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan. Melalui program tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki pengetahuan, kesadaran, serta ketahanan diri terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.
Workshop dibuka dengan sambutan Kepala BNN Kota Mataram, Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa dunia pendidikan memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter peserta didik agar mampu menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
"Melalui Workshop IKAN ini, kami berharap para pendidik mampu mengintegrasikan materi anti narkoba ke dalam proses pembelajaran secara kreatif, sistematis, dan berkelanjutan sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing," ujar Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari.
Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kota Mataram yang menyampaikan apresiasi kepada BNN Kota Mataram atas terselenggaranya workshop tersebut sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan BNN dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Perwakilan Dinas Pendidikan juga mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar hasil workshop dapat diterapkan di sekolah masing-masing sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.
Workshop diikuti oleh para guru dari jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP se-Kota Mataram. Setelah pembukaan, peserta dibagi ke dalam beberapa kelas sesuai jenjang pendidikan untuk mengikuti materi serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Pada kelas PAUD, peserta mendapatkan materi mengenai Kerangka Integrasi Kurikulum Anti Narkoba PAUD, penyusunan Rencana Pembelajaran IKAN, penyusunan Modul Kokurikuler IKAN, hingga penyusunan Modul dan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Materi dirancang agar guru mampu mengenalkan pola hidup sehat, perilaku positif, dan pembentukan karakter sejak usia dini melalui metode pembelajaran yang menyenangkan.
Sementara itu, peserta kelas SD memperoleh materi Kerangka Integrasi Kurikulum Anti Narkoba SD, penyusunan Rencana Pembelajaran IKAN, Modul Kokurikuler IKAN, serta penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Para guru didampingi dalam menyusun perangkat pembelajaran yang dapat diterapkan pada berbagai mata pelajaran sehingga pesan-pesan pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat terintegrasi dalam proses belajar mengajar.
Pada kelas SMP, peserta menerima materi yang disesuaikan dengan karakteristik remaja, antara lain Mengenal Narkoba dengan Mudah, Remaja Taat Hukum dan Bertanggung Jawab, Tubuh Sehat Tanpa Narkoba, Lima Zat Adiktif dan Cara Kerjanya pada Otak, serta materi Menjaga Diri adalah Ibadah yang dikaitkan dengan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ditutup dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai bentuk komitmen implementasi di sekolah masing-masing.
Selama pelaksanaan workshop, seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif mengikuti setiap sesi materi, berdiskusi, serta menyusun perangkat pembelajaran sesuai jenjang pendidikan. Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan pendidikan anti narkoba ke dalam kurikulum sekolah sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan berkarakter.
Melalui Workshop IKAN ini, BNN Kota Mataram bersama Dinas Pendidikan Kota Mataram kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan satuan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Implementasi hasil workshop secara berkelanjutan diharapkan mampu membentuk generasi muda Kota Mataram yang cerdas, sehat, berkarakter, dan memiliki ketahanan terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba.
"Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, narasumber, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya Workshop IKAN ini. Semoga hasil kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan menjadi langkah bersama dalam mewujudkan Kota Mataram yang bersih dari narkoba," tutup Kepala BNN Kota Mataram, Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si.

Posting Komentar