Iklan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan

PANITIA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026 GELAR FGD DI MATARAM, DALAM RANGKA PRA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026



Lambenyalombok-Mataram,- Parisada Hindu Dharma Indonesia akan menggelar MAHASABHA (MUSYAWARAH NASIONAL) ke-13 pada tanggal 8 sampai dengan 11 Oktober 2026 di Jakarta.

Untuk mempersiapkan  Mahasabha, PHDI Pusat telah membentuk Panitia Mahasabha XIII PHDI TAHUN 2026 yang diketuai oleh Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, SE,M.Tr(Han).

"Dalam rangka mempersiapkan materi Mahasabha dan menyerap aspirasi dan masukan dari umat Hindu Indonesia,  Panitia Mahasabha XIII PHDI TAHUN 2026  menggelar Pra Mahasabha dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD), yakni di Provinsi Bali, NTB, Sulawesi Tengah dan Kalimantan Tengah.", demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Mahasabha XIII PHDI TAHUN 2026, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, di Mataram-NTB, dalam sambutannya di acara Pra Mahasabha yang digelar di Hotel Lombok Vaganza tanggal 15 Agustus 2026. “Pada awalnya panitia Mahasabha XIII PHDI hanya merancang kegiatan FGD Pra Mahasabha ini hanya di Bali sebagai Barometer Umat Hindu di Indonesia. Namun berdasarkan diskusi dan masukkan dalam pertemuan antara panitia inti dengan para tokoh umat yang dihadiri oleh perwakilan berbagai komponen unsur, meliputi unsur Pemerintah, TNI-Polri Legislator, Cendekiawan, Pengusaha, Ekonom dan Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat yang dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 5 Juli 2026, disamping menerima masukkan yang sifatnya stratejik, juga menyarankan agar FGD dilaksanakan di beberapa wilayah untuk “Belanja Masalah” kita harus punya Bank Data Informasi untuk menyerap aspirasi, masukkan dan membedah  akar permasalahan riil umat  di lapangan , saya selaku Ketua Panitia tidak mau bermain “Asumsi” kita harus turun ke daerah mendengar dan melihat secara langsung Umat kita”, pungkasnya.

Ia menambahkan, "Sebagai Majelis Tertinggi Umat Hindu Indonesia, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) konsisten melaksanakan amanat AD/ART PHDI, salah satunya adalah melaksanakan Mahasabha untuk meminta pertanggungjawaban Pengurus PHDI Pusat, memilih Pengurus PHDI Pusat (Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat, Ketua Sabha Walaka serta Dharma Adyaksa Sabha Pandita) dan jajarannya Masa Bhakti 2026-2031, merancang Program Umum dan menetapkan  keputusan atau ketetepan lainnya untuk Tranformasi Kelembagaan PHDI kedepannya", demikian I Nyoman Cantiasa menjelaskan.

 "FGD ke-2 ini kita laksanakan di NTB dengan menunjuk PHDI Provinsi NTB sebagai pelaksana. Rancangan Materi Mahasabha XIII PHDI yang telah disiapkan oleh Steering Committee, kami paparkan kepada masyarakat Hindu melalui FGD ini sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan publik, sehingga masyarakat Hindu dapat memberikan sumbangan pemikirannya untuk menyempurnakan rancangan Materi Mahasabha XIII PHDI",  ditambahkan oleh Letjen TNI I Nyoman Cantiasa.

Sebelumnya di acara pembukaan, Ketua Pengurus Harian PHDI NTB, Ir. I Wayan Karioka, MH., dalam sambutannya mengatakan bahwa seluruh umat Hindu NTB, khususnya PHDI Provinsi dan PHDI Kab/Kota hingga PHDI Kecamatan berkomitmen untuk bersama mensukseskan Mahasabha XIII PHDI.

"Dengan usia PHDI yang ke-67 tahun, kita berharap PHDI dapat menjadi majelis yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh umat Hindu di Indonesia. Dan sebagai mitra pemerintah, momentum Mahasabha XIII PHDI kita harapkan dapat menjadi jembatan harapan masyarakat Hindu kepada pemerintah untuk mewujudkan kehidupan yang makmur dan berkeadilan", demikian I Wayan Karioka menegaskan.

Dharma Upapati Paruman Pandita PHDI NTB, yaitu Ida Pedanda Gde Kertha Arsa dalam arahannya mengatakan bahwa PHDI harus hadir seperti Matahari yang sepanjang tahun tetap memberikan sinar sucinya kepada seluruh semesta alam.

"Pedanda berharap agar pemimpin PHDI nantinya juga dapat menuntun umat Hindu Indonesia untuk melakukan Asuci Laksana setiap hari dalam beraktifitas memenuhi kebutuhan hidupnya", kata Ida Pedanda.

Acara FGD di Mataram ini selain dihadiri oleh Panitia Mahasabha XIII PHDI, juga dihadiri oleh Pengurus PHDI NTB, Pengurus PHDI Kab/Kota dan kecamatan, pimpinan ormas Hindu di NTB dan tokoh-tokoh umat Hindu dari berbagai unsur yang menjadi representasi suara umat dan harapan umat Hindu NTB.

Selain itu pula, acara FGD ini juga dihadiri secara daring melalui aplikasi Zoom oleh PHDI Pusat dan PHDI Provinsi/Kab/Kota se-Indonesia serta pimpinan Ormas Hindu Nasional.

Acara FGD dibuka oleh Ketua Panitia Mahasabha XIII PHDI TAHUN 2026, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, dan menghasilkan catatan-catatan usulan, ide untuk menyempurnakan rancangan materi yang akan dibawa dalam Mahasabha XIII PHDI pada tanggal 8 sampai dengan 11 Oktober 2026 di Jakarta. Ingat “Kepentingan Umat adalah segala-galanya diatas kepentingan Kelompok atau Golongan” tegasnya .

Baca Juga:
Tersalin ��

Berita Terbaru

  • PANITIA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026 GELAR FGD DI MATARAM, DALAM RANGKA PRA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026
  • PANITIA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026 GELAR FGD DI MATARAM, DALAM RANGKA PRA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026
  • PANITIA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026 GELAR FGD DI MATARAM, DALAM RANGKA PRA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026
  • PANITIA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026 GELAR FGD DI MATARAM, DALAM RANGKA PRA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026
  • PANITIA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026 GELAR FGD DI MATARAM, DALAM RANGKA PRA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026
  • PANITIA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026 GELAR FGD DI MATARAM, DALAM RANGKA PRA MAHASABHA XIII PHDI TAHUN 2026

Posting Komentar

Iklan
Iklan