Breaking News

Polsek Bayan Amankan Ritual Melasti di Pantai Sukadana, Wujud Toleransi dan Harmoni Antar Umat Beragama



LambeLombok|KLU– Jajaran Polsek Bayan melaksanakan pengamanan kegiatan ritual Melasti yang berlangsung di Pantai Sukadana, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Senin (16/03/2026). Pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan umat Hindu dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA itu diikuti oleh umat Hindu dari Banjar Pura Penataran Agung Rinjani Kebaloan Bawah, Desa Senaru dan sekitarnya. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Bayan IPTU I Wayan Cipta Naya, S.H., M.I.Kom, tokoh agama Hindu Pedanda Gede Putra Ngenjung Arnawa dari Tanjung, pengurus Banjar Pura Penataran Agung Rinjani, tokoh umat Hindu, panitia kegiatan, serta personel Polsek Bayan yang bertugas melakukan pengamanan.

Ritual Melasti merupakan salah satu rangkaian penting menjelang Hari Raya Nyepi. Dalam ajaran Hindu, Melasti memiliki makna penyucian diri dan alam semesta. Prosesi ini dikenal sebagai upaya menyucikan buana alit (diri manusia) dan buana agung  (alam semesta), dengan tujuan membersihkan diri dari pengaruh energi negatif serta memohon keseimbangan dan keharmonisan kehidupan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi ngelabahin  di simpang empat Desa Sukadana sebelum umat menuju Pantai Sukadana. Selanjutnya dilaksanakan upacara  Mecaru  yang diiringi alunan gamelan banjar sebagai simbol menjaga keharmonisan antara manusia dengan alam.


Puncak prosesi dilanjutkan dengan maturan pekelem serta pengambilan air suci (tirta) di tengah laut yang dipimpin langsung oleh Pedanda Gede Putra Ngenjung Arnawa bersama pengurus Banjar Pura Penataran Agung Rinjani.

Setelah prosesi pengambilan tirta, seluruh umat Hindu yang hadir melaksanakan persembahyangan bersama yang dipimpin oleh Pedanda Gede Putra Ngenjung Arnawa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian tirta kepada seluruh umat sebagai simbol penyucian diri sebelum menyambut Hari Raya Nyepi.

Rangkaian kegiatan Melasti tersebut berakhir sekitar pukul 11.30 WITA dalam suasana aman, tertib, dan penuh khidmat.

Kapolsek Bayan IPTU I Wayan Cipta Naya, S.H., M.I.Kom mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat dalam menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya.

“Polri hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini juga merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menjaga kerukunan serta toleransi antar umat beragama di wilayah Kecamatan Bayan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehidupan masyarakat Bayan yang menjunjung tinggi nilai adat, budaya, serta saling menghormati antar umat beragama menjadi kekuatan utama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Kegiatan pengamanan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan toleransi, mencerminkan keharmonisan masyarakat Bayan yang hidup berdampingan dalam keberagaman serta saling menghargai antar umat beragama.

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close