Breaking News

Antusias Ribuan Warga Tumpah Ruah Saksikan Parade Ogoh-Ogoh di Mataram



LambelombokMATARAM -- Ribuan warga memadatai jalan utama Pejanggik, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat Barat (NTB) untuk menyaksikan parade Ogoh-Ogoh jelang perayaan Nyepi tahun 2026.

Mereka tanpak antusias menyaksikan karakter-karekatr karya seni patung khas Bali yang menggambarkan kepribadian Bhuta Kala (makhluk raksasa menyeramkan) sebagai simbol kekuatan negatif, kejahatan, atau sifat buruk manusia.

Bukan hanya masyarakat NTB yang tumpah ruah, bayak juga wisatawan mancanegara yang juga turut menyaksikan Ogoh-Ogoh tahun 2026.

Dena Ayu Andira asal Purwakarta itu mengatakan, ini pertama kalinya menyaksikan pawai Ogoh-Ogoh. "Acaranya sangat ramai sekali, banyak sekali Ogoh-Ogoh yang di tampilkan, dan seru," ungkapnnya.

Putu Riandana asal Mataram yang juga ikut dalam parade Ogoh-Ogoh mengatakan, Ogoh-Ogoh tahun ini terasa sangat special, lantaran perayaan Nyepi dan idul fitri umat muslim dirayakan berdekatan.

" Kami hari ini dibatasi sampai pukul 18.00 wita saja, tapi tidak masalah, karena kami juga menghargai teman-teman muslim yang sedang berpuasa," katanya.

Pembina Alansi Hindu Dharma Anak Agung Made Jelantik menyebutkan ada 105 peserta dari Kota Mataram, peserta lomba Ogoh-Ogoh tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

" Ada 105 peserta Ogoh-Ogoh tahun ini, dan tahun ini kami memang sengaja kita tekan, kota tidak perlu kuantitas tapi kita suguhkan kualitas," katanya. 

Menurutnya, harmoni umat beragama di kota Mataram mejadi contoh segala bentuk perbedaan tidak ada. "Segala bentuk perbedaan tidak menjadi masalah, tidak ada gesekan dari dulu," tutur Made Jelantik. 

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, pawai nyepi tahun 2026 ini juga bertepatan dengan bulan suci Ramadan umat muslim dan berdekatan dengan Idul Fitri 1447 Hijriah. 

" Saya kagum bagaimana umat Hindu dharma yang ada di NTB, khususnya di Kota Mataram. Betul-betul mengekspresikan rasa seninya, mengekspresikan kesungguhannya dalam menampilkan Ogoh-Ogoh," katanya. 

Dia menyampaikan, perayaan hari raya dua umat beragama di NTB dilaksanakan hampir berdekatan, sehingga sangat terlihat toleransi antar umat beragama. 

" Hari ini kita akan menunjukkan kepada masyarakat nasional dan internasional bahwa kita masyarakat NTB adalah masyarakat yang paham bagaimana bertoleransi dan tahu apa artinya menghormati, semua berjalan dengan lancar dan baik," imbuhnya. 

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murbowo mengaku, sudah menyiagakan 1649 anggota Polri untuk pengamanan Nyepi dan Idul Fitri 2026." Kami sudah siagakan ribuan personel Polri, dan alhamdulillah hari ini pawai Ogoh-Ogoh berjalan dengan lancar, baik dan damai, tidak ada gesekan apapun," pungkasnya. 

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close