Lambenyalombok|Mataram - Universitas Terbuka (UT) Mataram menggelar wisuda periode I tahun 2025 yang diikuti oleh 392 peserta dari seluruh program studi. Acara berlangsung di Gedung Asrama Haji Mataram pada Minggu (16/2).
Dekan Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka, Dr. Meita Istianda, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa lulusan UT harus memiliki kompetensi global guna mendukung pembangunan bangsa, khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurutnya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di NTB menjadi bidang strategis yang membutuhkan sumber daya manusia berkualitas.
"Meskipun keterbatasan dana masih menjadi tantangan bagi pemerintah, pemanfaatan teknologi dapat menjadi solusi untuk menjangkau seluruh pelosok Indonesia," ujar Dr. Meita dalam sesi wawancara dengan awak media di Mataram.
Sementara itu, Direktur UT Mataram, Heriyanto, S.IP., M.M., menambahkan bahwa UT didesain oleh pemerintah sebagai perguruan tinggi yang terjangkau. Dari segi sarana dan prasarana, UT telah menyiapkan sistem pembelajaran yang mudah diakses oleh masyarakat NTB.
"Kuliah di UT bisa dijangkau. Melalui sistem dan aturan pembelajaran yang ada, masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB, Drs. Aidy Furqon, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan bahwa pihaknya terus membuka akses ke perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Menurutnya, saat ini 54 persen lulusan sekolah menengah di NTB melanjutkan ke perguruan tinggi, sementara 36 persen lainnya memilih bekerja atau menikah.
"Harapannya, mereka yang bekerja dan menikah tetap bisa melanjutkan pendidikan mereka. UT dapat menjadi solusi bagi mereka yang ingin tetap belajar tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau keluarga," tandasnya.
Acara wisuda ini menjadi bukti komitmen UT Mataram dalam mencetak lulusan berkualitas yang siap bersaing di dunia kerja, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di NTB.
0 Komentar